Termasuk Syirik, Menjadikan Ayat Al Quran Sebagai Jimat

Telah shahih dari Nabi n bahwa beliau bersabda:

إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ

“Sesungguhnya jampi-jampi, jimat-jimat, & tiwalah2 itu termasuk perbuatan syirik.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ibnu Hibban, & Al-Hakim, & beliau menshahihkannya) More...

Al Quran untuk Dibaca Bukan untuk Jimat

Al-Imam Ahmad t meriwayatkan, demikian juga Abu Ya’la & Al-Hakim serta ia menshahihkanya dari Uqbah bin Amir z bahwa Nabi n bersabda:

مَنْ تَعَلَّقَ تَمِيْمَةً فَلَا أَتَمَّ اللهُ لَهُ وَمَنْ تَعَلَّقَ وَدَعَةً فَلاَ وَدَعَ اللهُ لَهُ

“Barangsiapa menggantungkan tamimah, maka Allah tak akan menyempurnakan baginya (urusan)nya & barangsiapa menggantungkan wad’ah3 maka Allah tak akan menentramkannya.”

Al-Imam Ahmad t meriwayatkannya melalui jalan lain dari ‘Uqbah bin ‘Amir dgn lafadz:

مَنْ تَعَلَّقَ تَمِيْمَةً فَقَدْ أَشْرَكَ

“Barangsiapa menggantungkan tamimah/jimat maka ia telah berbuat syirik.”

Dan hadits-hadits yang semakna dgn ini banyak. Sedang tamimah itu maknanya adalah sesuatu yang digantungkan pada anak-anak atau orang lain dgn tujuan menolak bahaya mata hasad, gangguan jin, penyakit, atau semacamnya. Sebagian orang menyebutnya hirzan/penangkal, sebagian lain menamainya jami’ah.

Benda ini ada dua jenis:

  1. Salah satunya: yang terbuat dari nama-nama setan, dari tulang, dari rangkaian mutiara atau rumah kerang, paku-paku, simbol-simbol yaitu huruf-huruf yang terputus-putus atau semacam itu. Jenis ini hukumnya haram tanpa ada keraguan karena banyaknya dalil yang menunjukkan keharamannya. Dan itu merupakan salah satu bentuk syirik kecil berdasarkan hadits-hadits tadi serta berdasarkan hadits yang semakna dengannya. Bahkan bisa menjadi syirik besar bila orang yang menggantungkan/memakainya meyakini bahwa benda-benda itulah yang menjaganya atau menghilangkan penyakitnya tanpa izin Allah l serta kehendak-Nya.
  2. Kedua: sesuatu yang berasal dari ayat-ayat Al-Qur`an atau doa-doa dari Nabi n & semacam itu dari doa-doa yang baik. Untuk jenis ini para ulama berbeda pendapat, sebagian mereka membolehkannya & mengatakan bahwa hal itu sejenis dgn ruqyah/jampi-jampi yang diperbolehkan.Sedang sebagian ulama yang lain mengatakan bahwa itu juga haram. Mereka berhujjah dgn dua hujjah:Pertama: keumuman hadits-hadits yang melarang jimat-jimat & yang memperingatkan darinya serta menghukuminya bahwa itu adalah perbuatan syirik. Sehingga tak boleh mengkhususkan sebagian jimat utk diperbolehkan, kecuali berdasarkan dalil syar’i yang menunjukkan kekhususan tersebut. Sementara, dlm hal ini tak ada dalil yang menunjukkan kekhususan itu.

Adapun tentang ruqyah, maka hadits-hadits yang shahih menunjukkan bahwa jika dari ayat-ayat Al-Qur`an & doa-doa yang diperbolehkan, maka itu tak apa-apa, bila dgn bahasa yang diketahui maknanya serta yang melakukan ruqyah tak bersandar pada ruqyah itu, ia hanya meyakini itu sebagai salah satu sebab. Hal ini berdasarkan sabda Nabi n:

لاَ بَأْسَ بِالرُّقَى مَا لَـمْ تَكُنْ شِرْكاً

“Tidak mengapa dgn ruqyah selama itu tak termasuk dari syirik.”

Dan Nabi n sendiri pernah melakukannya serta sebagian sahabatnya juga pernah melakukannya. Nabi n mengatakan:

لاَ رُقْيَةَ إِلاَّ مِنْ عَيْنِ أَوْ حُمَةٍ

“Tidak ada ruqyah melainkan dari (gangguan) mata hasad atau sengatan serangga berbisa.”

Dan hadits-hadits tentang hal ini banyak.

Adapun tentang tamimah/jimat, maka tak ada sedikit pun dari hadits-hadits yang mengecualikan dari keharamannya. Sehingga, wajib mengharamkan semua jenis jimat/tamimah, dlm rangka mengamalkan dalil-dalil yang bersifat umum.

Kedua: menutup pintu-pintu menuju perbuatan syirik. Ini termasuk salah satu perkara penting dlm syariat. Dan sebagaimana diketahui, bila kita perbolehkan jimat-jimat dari ayat-ayat Al-Qur`an & doa-doa yang mubah, maka akan terbuka pintu syirik serta akan menjadi rancu antara tamimah yang boleh & yang dilarang. Serta akan terhambat pemilahan antara keduanya, kecuali dgn rumit. Maka wajib menutup pintu ini & menutup jalan menuju kesyirikan.

  • Atau di rumah, di toko, di mobil, di kantor, & lain-lain.
  • Jimat atau semacamnya yang dipakai utk menumbuhkan rasa cinta seorang wanita kepada lelaki atau sebaliknya, semacam pelet.
  • Sesuatu yang dikeluarkan dari laut, semacam rumah kerang yang berwarna putih, dipakai utk tolak bala.
  • Di masyarakat kita lebih dikenal dgn jimat.

Pendapat inilah yang benar karena kuatnya dalilnya. Allah l-lah yang memberi taufiq.

(Diterbitkan di Majalah Jami’ah Islamiyyah edisi 4 tahun 6 bulan Rabi’ul Akhir tahun 1394 H hal. 175-182. Dinukil dari Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah jilid II, Judul: Ijabah ‘an As`ilah Mutafarriqah, haula Kitabati At-Ta’awidz bil Ayat…)

Sumber: www.asysyariah.com Majalah AsySyariah Edisi 036.

ayat alquran tentang ajimat contoh ayat alquran yang menerangkan tentang syirik ayat ayat yang menjelaskan tentang syirik hadits tentang syirik orang syirik termasuk ayat apa apakah jimat dari al quran itu syirik ayat alquran yang menjelaskan tentang kesirikan hadist tentang sirik ayat alquran yang berhubungan dengan syirik dalil ajimat dalam kur an hadis ayat yang menyatakan syirik ayat alquran tentang syirik ayat tentang sirik ayat tentang sirik ayat tentang sirik