Shalat Sunnah Qabliyah Dan Ba’diyah Jumat Khutbah Jumat

بسم الله الرحمن الرحيم

Fatwa Nur ‘Ala Ad Darb Syaikh Ibnu Baz rahimahullah (13/274-276)

Penjelasan Tentang Shalat Sunnah Qabliyah Dan Ba’diyah Jumat

Pertanyaan :

Tolong jelaskan kepada kami tentang shalat sunnah qabliyah & ba’diyah Jumat & di manakah seseorang melaksanakan shalat ba’diyah Jumat? Apakah benar bahwa orang yang shalat ba’diyah Jumat di masjid hendaknya dia melaksanakannya 4 raka’at, sedangkan yang shalat ba’diyah Jumat di rumah hanya melaksanakannya sebanyak 2 raka’at? (Pertanyaan ketiga dari kaset no. 390).

Jawaban :

Disyariatkan bagi seorang mu’min utk melaksanakan shalat qabliyah Jumat sebanyak yang mudah baginya, baik itu dua, empat, enam, delapan, ataupun lebih dari itu karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah menetapkan batasan baginya dlm hal ini. Bahkan beliau berkata :

«مَنِ اغْتَسَلَ ثُمَّ أَتَى الْمَسْجِدَ فَصَلَّى مَا قُدِّرَ لَهُ… (1) »

“Barangsiapa yang mandi kemudian datang ke masjid & melaksanakan shalat yang dia sanggupi…(1)“

Dalam hadits tersebut, beliau tidaklah memberi batasan jumlah rakaatnya. Dalam sebuah lafadz disebutkan :

«مَنْ تَوَضَّأَ فِيْ بَيْتِهِ ثُمَّ أَتَى الْمَسْجِدَ وَصَلَّى مَا قُدِّرَ لَهُ (2) »

“Barangsiapa yang berwudhu di rumahnya kemudian datang ke masjid & melaksanakan shalat yang dia sanggupi…(2)“

Maka hadits-hadits tersebut menunjukkan bahwa hendaknya dia shalat sebanyak yang dimudahkan oleh Alloh baginya; dua raka’at, empat, enam, delapan, atau lebih dari itu. Tapi setiap dua raka’at salam, berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :

«صَلَاةُ الَّليْلِ وَالنَّهَارِ مَثْنًى مَثْنًى (3) »

“Shalat (sunnah) di malam & siang hari adalah dua raka’at dua raka’at…(3)“

Inilah yang afdhal, dia shalat sebanyak yang Alloh mudahkan/tetapkan baginya.

Adapun shalat ba’diyah Jumat, yang sesuai sunnah adalah 4 raka’at. Sama saja apakah dilakukan di rumah atau di masjid, berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :

«مَنْ كَانَ مُصَلِّيًا بَعْدَ الْجُمْعَةِ فَلْيُصَلِّ بَعْدَهَا أَرْبَعًا (4) »

“Barangsiapa yang shalat setelah shalat jum’at, hendaknya dia shalat 4 raka’at.(4)“

Dalam lafadz lain :

«إِذَا صَلَّيْتُمُ الْجُمْعَةَ فَصَلُّوْا أَرْبَعًا (5) »

“Jika kalian telah shalat jum’at, hendaknya kalian shalat 4 raka’at (5)“ 

Hadits tersebut dikeluarkan oleh Imam Muslim di dlm Shahih beliau. Ini menunjukkan bahwa yang sesuai sunnah, shalat setelah shalat Jumat adalah 4 raka’at dgn dua kali salam. Sama saja apakah dilakukan di rumah atau di masjid.

Memang ada riwayat dari beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa beliau pernah shalat setelah shalat Jumat di rumah dua rakaat. Bisa jadi perbuatan ini sebelum beliau berkata kepada orang-orang :

«إِذَا صَلَّيْتُمُ بَعْدَهَا فَصَلُّوْا أَرْبَعًا (6) »

“Jika kalian melakukan shalat setelah shalat jum’at, hendaknya kalian shalat 4 raka’at. (6)”

Bisa jadi ini adalah di awal perkara, kemudian beliau menjelaskan kepada mereka bahwa yang sesuai sunnah adalah 4 rakaat. Ada kemungkinan juga beliau melakukan shalat sunnah tersebut di rumah sebanyak 2 rakaat utk menjelaskan bahwa hal itu tidaklah mengapa. Jika shalat 4 rakaat, itulah yang afdhal, tapi jika shalat 2 rakaat, tak apa-apa. Dan juga utk menjelaskan bahwa perintah beliau (untuk shalat 4 rakaat) itu tak wajib dilaksanakan. Jadi, shalat 4 rakaat  dengan 2 salam (setelah shalat Jumat) di masjid atau di rumah inilah yang lebih utama, berdasarkan sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam :

«إِذَا صَلَّيْتُمُ الْجُمْعَةَ فَصَلُّوْا أَرْبَعًا»

“Jika kalian telah shalat jum’at, hendaknya kalian shalat 4 raka’at ”

Dalam lafadz lain :

«إِذَا صَلَّيْتُمُ الْجُمْعَةَ فَصَلُّوْا أَرْبَعًا»

“Jika kalian telah shalat jum’at, hendaknya kalian shalat 4 raka’at.” 

Ini menunjukkan bahwa yang sesuai sunnah, shalat setelah shalat Jumat adalah 4 raka’at dgn dua kali salam. Sama saja apakah dilakukan di rumah atau di masjid. Perkaranya dlm hal ini adalah luas, walhamdulillah.

(1)  Dikeluarkan oleh Muslim dlm Kitabul Jum’ah, Bab Keutamaan Orang yang Mendengarkan & Diam Ketika Khutbah. Hadits nomor 857.

(2) Dikeluarkan oleh Muslim dlm Kitabul Jum’ah, Bab Keutamaan Orang yang Mendengarkan & Diam Ketika Khutbah. Hadits nomor 857.

(3) Dikeluarkan oleh Ahmad dlm Musnad beliau, dari hadits Abdullah bin Umar bin Al Khaththab radhiallahu ‘anhuma, hadits nomor 4791. Abu Dawud dlm Kitabush Shalat Bab Tentang Shalat di Siang Hari, hadits nomor 1295. At Tirmidzi dlm Kitabul Jum’ah Bab Keterangan yang Datang Bahwa Shalat di Malam & Siang Hari adalah Dua Raka’at Dua Raka’at, hadits nomor 597. An Nasa’i dlm Al Hadits-Hadits Pilihan Tentang Shalat Malam & Shalat Sunnah di Siang Hari, bab Bagaimana Tatacara Shalat Malam?, hadits nomor 1666, & Ibnu Majah dlm Kitab Mendirikan Shalat & Perkara Yang Sunnah di Dalamnya, Bab Keterangan yang Datang Bahwa Shalat di Malam & Siang Hari adalah Dua Raka’at Dua Raka’at, hadits nomor 1322.

(4) Dikeluarkan oleh Imam Muslim dlm Kitabul Jum’ah, bab Shalat Setelah Shalat Jum’at, hadits no. 881.

(5) Dikeluarkan oleh Imam Muslim dlm Kitabul Jum’ah, bab Shalat Setelah Shalat Jum’at, hadits no. 881.

(6) Dikeluarkan oleh Imam Muslim dlm Kitabul Jum’ah, bab Shalat Setelah Shalat Jum’at, hadits no. 881.

Dikirim Oleh: Ustadz Abu Ubaidillah Abdurrohim (Riyadz)
sumber: www.mediasalaf.com tags: Kepercayaan Dan, Allah Swt, Bahasa Arab, Alaihi Wa Sallam, Datang Ke,

niat shalat qobliyah jumat niat shalat qobliyah jumat niat shalat jumat dalam tulisan arab bacaan niat sholat sunnah qobliyah jumat lafal sholat sunnah qobliyah dan badiyah jumat lafal sholat sunnah qobliyah jumat lafal sholat sunnah qobliyah jumat niat sholat kobriyah jumat bacaan niat sholat qobliyah jumat bacaan niat sholat qobliyah jumat sholat 2 rakaat sebelum sholat jumat niat qobliah jumat bacaan niat shalat jumatan niat sunah kabliyah jumat niat solat qabliyah jumaat